Cairan GS Belum Cocok Untuk Korosi Bahan Besi

Hari senin kemarin 12 Juni 2017 baru bisa nemui lagi Pak Sis sang penjual cairan GS untuk mengambil barang yang tertinggal. Dan segera dipraktekkan untuk menguji apakah cairan dalam kemasan botol mini ini khasiat atau sebaliknya. Absennya di Banjarsari dari Jumat hingga Minggu karena yang bersangkutan sedang berada di kota Demak karena urusan keluarga. Ternyata banyak yang menanti juga keberadaan Pak Sis setelah tulisan dikeluarkan di blog ini.


Korosi / Teyeng Knalpot Mudah Ditaklukkan

Menurut hemat saya, penggunaan cairan ini memang bagus untuk bahan bahan dari stainless steel yang alami karatan ringan hingga sedang namun ketebalannya antara tipis serta sedang juga. Untuk yang korosi tingkat dewa, tetap belum memberikan hasil yang puas tau mungkin ada cara lain yakni " diamril duluan " atau dihaluskan permukaan dengan kertas amril yang biasa dijual di toko besi.

Setelah Pembersihan dengan GS Oil

Pada knalpot yang karaten, nampaknya GS sangat cocok terbukti dengan 3-4 usapan dengan kain kaos ( gombal : bhs jawa ), sudah bersih noda noda teyeng/ karatan.  Akan tetapi untuk blok blok dengan dimensi besar dan ketebalan yang cukup, nampaknya belum maksimal. Atau jika memang diperlukan, perlu 2 botol...? semoga saja demikian. Sedangkan teyeng dengan tingkat noda yang rendah, tetap mudah atau dihilangkan dengan cairang dengan mudah. 


Teyeng / Korosi Tidak  Rata pada Blok Mesin

Untuk beghel dengan tingkat korosi atau teyeng sangat padat/ pekat, sepertinya diperlukan penghalusan dengan " maril duluan ", karena dan sebab harga yang masih jauh dari standard GS belum mempan untuk menghadang teyeng yang lebat ( menghitam ). Hingga berkali kali digosokkan hanya berkurang teyengnya saja, namun juga sudah cukup lumayan. Agak mendingan daripada belum diapa apakan sebelumnya.


Usai Pembersihan/Tidak Perlu Waktu Buat Karaten Ringan







0 komentar: